Tingkatkan Kualitas Diri Melalui Adab Berbicara: Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Hidayah Jelakrejo

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 78 Kali
Menutup akhir tahun dengan kegiatan bermakna

Menutup tahun 2025 dengan kegiatan spiritual yang bermakna, Majelis Taklim Al-Hidayah menggelar pengajian rutin pada Rabu malam Kamis (31/12/2025). Bertempat di Musholla Al-Hidayah, Jelakrejo, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, jamaah tampak antusias menyimak materi tentang pentingnya menjaga lisan.

​Pengajian ini diasuh langsung oleh Ustadz M. Ainul Yaqin, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Pada kesempatan kali ini, bahasan difokuskan pada kitab fenomenal Risalatul Mu’awanah karya ulama besar Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad, khususnya mengenai Adab Berbicara.

​Poin Penting Adab Berbicara

​Dalam ceramahnya, Ustadz M. Ainul Yaqin menekankan bahwa lisan adalah cerminan hati. Berikut adalah beberapa poin utama yang disampaikan berdasarkan tuntunan kitab tersebut:

Pilih Ucapan yang Baik: Hendaknya seseorang tidak berbicara kecuali pada hal yang membawa kebaikan. Hal yang haram diucapkan, haram pula untuk didengarkan.

​Etika Menyimak: Berbicaralah dengan perlahan dan tertib. Jangan memutus pembicaraan orang lain, kecuali pembicaraan tersebut mengandung kemaksiatan seperti ghibah.

​Menjaga Perasaan Lawan Bicara: Jika seseorang menceritakan sesuatu yang sudah kita ketahui, sebaiknya kita tetap mendengarkan dan tidak menyela agar orang tersebut tidak merasa tersinggung atau kecewa.

​Cara Meluruskan Kesalahan: Apabila mendengar cerita yang salah, jangan langsung menghakimi. Gunakan kalimat yang halus seperti, "Saudaraku, yang benar adalah begini...", terutama jika menyangkut urusan agama.

​Hindari Sumpah Berlebihan: Jamaah diingatkan untuk tidak mudah bersumpah dengan menyebut nama Allah SWT, kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa.

​Bahaya Dusta dan Ghibah: Menghindari bohong adalah kunci menjaga iman. Begitu pula menjauhi adu domba (namimah) serta senda gurau yang melampaui batas atau tidak bersusila.

​Berfikir Sebelum Berucap

​Sebagai penutup materi, Ustadz Ainul Yaqin memberikan pesan mendalam sebagai pedoman sehari-hari bagi para jamaah.

​"Pikirkan masak-masak sebelum berbicara. Jika apa yang akan kita sampaikan itu baik, maka berbicaralah. Namun jika tidak mendatangkan kebaikan, maka diam adalah pilihan yang terbaik," tuturnya.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jelakrejo dalam menjalin komunikasi yang lebih islami dan santun di lingkungan sosial. (AIN)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *