Perbaiki Kualitas Shalat Melalui Momentum Isra’ Mi’raj di Majelis Taklim Rajawali
Antusias tinggi jama'ah Majelis Ta'lim Rajawali mengikuti pengajian
Majelis Taklim Rajawali menggelar pengajian bulanan rutin di Gedung TPQ Rajawali, Tembokrejo, Kota Pasuruan pada Minggu (11/1) malam. Agenda kali ini mengusung tema refleksi mukjizat Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum krusial dalam memperbaiki kualitas ibadah shalat bagi umat Muslim.
Hadir sebagai penceramah, Ustadz M. Ainul Yaqin, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul. Dalam tausiyahnya, ia menekankan betapa istimewanya perintah shalat lima waktu jika dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya dalam Islam.
"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima perintah shalat langsung di tempat yang sangat mulia, yakni di atas langit ketujuh, di atas Sidratul Muntaha. Ini adalah tempat suci yang tidak pernah tercemar oleh perbuatan kufur, syirik, maupun maksiat," ujar Ustadz Ainul Yaqin di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kedudukan salat merupakan amal yang paling utama setelah keimanan. Menurutnya, shalat berfungsi sebagai barometer kedisiplinan seorang hamba dalam beragama. Jika seseorang mampu menjaga shalatnya dengan baik, maka urusan lainnya niscaya akan terjaga. Sebaliknya, keteledoran dalam shalat menjadi indikasi keteledoran dalam aspek kehidupan lainnya.
Ustadz Ainul Yaqin juga menghimbau untuk tidak menunda-nunda waktu shalat. Ia mengingatkan bahwa kematian adalah kepastian yang mutlak.
"Jatah umur kita terbatas dan setiap embusan napas ada penghabisannya. Mari kita selamatkan diri sebelum terlambat. Tidakkah kita malu kepada Allah yang telah memberikan limpahan rahmat, namun kita justru enggan bersujud kepada-Nya?" tegasnya menutup ceramah.
Pengajian yang berlangsung khidmat ini diharapkan mampu memotivasi warga Tembokrejo untuk lebih konsisten dalam menjalankan ibadah wajib, selaras dengan semangat transformasi diri di awal tahun 2026. (AIN)
