Kemenag Kota Pasuruan Gelar Lomba Kesenian Lintas Agama HAB ke-80: Wujud Sinergi Moderasi Beragama

  • Humas Kemenag
  • Disukai 0
  • Dibaca 128 Kali

Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 Tahun 2026, Kementerian Agama Kota Pasuruan menggelar Lomba Kesenian Lintas Agama pada Kamis pagi (11/12). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan ini mengangkat tema “Generasi Moderat Indonesia Bermartabat, Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju.”

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pasuruan beserta jajaran, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan, serta perwakilan dari KPU Kota Pasuruan selaku tuan rumah. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam merawat kerukunan dan mengarusutamakan moderasi beragama di Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, H. Makmur Salim menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas sinergi yang selama ini terjalin erat antara Kemenag dan FKUB. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan modal penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang majemuk.

Pada sesi yang sama, Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si., Kepala Kankemenag Kota Pasuruan, berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh konkret bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat bergerak bersama mewujudkan Kota Pasuruan sebagai kota yang moderat, rukun, dan inklusif.

Lomba Kesenian Lintas Agama tahun ini diikuti oleh belasan tim dari jenjang menengah pertama hingga menengah atas. Masing-masing tim menampilkan kreativitas terbaiknya melalui seni vokal, musik, maupun kolaborasi lintas budaya yang mencerminkan semangat toleransi.

Daftar Pemenang Lomba:

Juara 1: Spanju – SMPN 7 Kota Pasuruan

Juara 2: WE-B3 – SMKN 1 Kota Pasuruan

Juara 3: Smaga Swara Damai – SMAN 3 Kota Pasuruan

Harapan 1: Spaza – SMP Az Zahra

Harapan 2: Tim Smast – SMA Sabilut Thoyyib

Harapan 3: Smafour – SMA 4 Kota Pasuruan

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Pasuruan berharap semangat persatuan, kreativitas, dan nilai moderasi terus tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga dapat menjadi pilar penting bagi terciptanya Indonesia yang damai dan maju.